Link upload siap dibagikan
Satu link sudah cukup untuk mulai menerima file tanpa perlu menjelaskan langkah kirim berulang-ulang.
Buat link upload yang siap dibagikan, tentukan folder tujuan dan batas file sejak awal, lalu terima setiap file tanpa bolak-balik follow-up manual.
Karena Anda cukup membagikan satu link upload, sementara file masuk ke tempat yang sudah ditentukan dan tetap mudah dipantau.
Satu link sudah cukup untuk mulai menerima file tanpa perlu menjelaskan langkah kirim berulang-ulang.
Setiap link terhubung ke folder Google Drive yang Anda pilih, jadi hasil upload tidak tercecer.
Aturan folder membantu file masuk ke susunan yang konsisten, bukan menumpuk di satu tempat.
Aturan upload sudah disiapkan dari awal, jadi link bisa langsung dibagikan saat dibutuhkan.
Hasil upload tetap masuk ke Google Drive yang Anda pilih, sehingga penyimpanan tetap dalam kontrol Anda.
Kalau ada file gagal atau perlu dicek ulang, Anda tetap bisa menanganinya dari alur yang sama.
Pilih folder tujuan dan atur batas file sebelum link dibagikan.
Kirim link lewat email, chat, atau kanal kerja yang biasa Anda gunakan.
File langsung masuk ke Google Drive Anda dan tetap mudah dicek jika ada yang perlu diperhatikan.
Dari link upload sampai pemantauan hasilnya, semuanya disiapkan agar file masuk lebih teratur ke Google Drive Anda.
Buat link yang jelas dan langsung bisa dibagikan saat Anda perlu menerima file.
Setiap link mengarah ke folder Google Drive yang Anda pilih sejak awal.
Aturan folder membantu hasil upload tetap rapi sesuai proyek atau kebutuhan kerja Anda.
Tentukan batas file, jumlah upload, dan masa berlaku link sebelum dibagikan.
Lihat file yang masih diproses, sudah masuk, atau perlu perhatian dari area kerja yang sama.
Jika ada file gagal atau bentrok, Anda tetap bisa meninjaunya tanpa kehilangan konteks.
Menerima file bukan bagian yang sulit. Yang sering membuat repot adalah memastikan hasilnya masuk rapi dan mudah dicek lagi.
| Yang dibandingkan | Email / chat | Share folder Drive | UploadInd |
|---|---|---|---|
| Perlu follow-up manual | Sering | Masih sering | Lebih sedikit |
| File masuk ke folder yang tepat | Tidak otomatis | Tergantung pengirim | Sudah ditentukan |
| Pengirim perlu akses ke Drive | Tidak | Ya | Tidak |
| Aturan upload bisa dibatasi | Hampir tidak ada | Terbatas | Bisa diatur |
| Hasil upload mudah dipantau | Terpisah | Kurang rapi | Dalam satu alur |
Dipakai saat Anda perlu menerima file lebih cepat tanpa membuka akses folder kerja internal.
Cocok saat Anda rutin menerima desain, video, revisi, atau aset lain dari klien dan ingin semuanya masuk rapi ke folder yang sudah disiapkan.
Membantu saat Anda menerima dokumen atau file rutin dan ingin hasilnya tetap tersusun konsisten dari awal.
Orang lain cukup memakai link upload, sementara Anda tetap memegang kontrol atas folder Google Drive tujuan.
Mulai gratis, tingkatkan kapan saja. Bayar bulanan atau tahunan dan hemat lebih banyak.
Harga dalam IDR. Batalkan kapan saja.
Akses bawaan untuk user tanpa subscription aktif.
0 IDR / bulan
Paket pro untuk kapasitas dan operasional lebih besar.
199.000 IDR / bulan
Hemat 398.000 IDR untuk bayar tahunan.
Tidak. Pengirim cukup membuka link upload yang masih aktif.
Ke folder Google Drive yang Anda pilih saat membuat link upload, lalu mengikuti aturan folder yang sudah Anda siapkan.
Ya. Anda bisa mengatur masa berlaku link, batas ukuran file, jumlah file, dan jenis file yang diizinkan.
File gagal tetap terlihat, sehingga Anda bisa mengecek penyebabnya dan menjalankan retry bila diperlukan.
Tidak. Cukup bagikan link upload, tanpa membuka akses ke folder internal Anda.
File seperti ini tetap bisa Anda tinjau dari area kerja yang sama, jadi konteksnya tidak hilang.